
Jakarta – Pola hidup sehat bukan hanya ditentukan oleh makanan. Apa yang diminum setiap hari juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan kualitas hidup dalam jangka panjang. Sejumlah minuman mengandung antioksidan dan senyawa bioaktif yang dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan.
Mencapai usia 100 tahun mungkin terdengar luar biasa. Namun, semakin banyak orang yang berhasil mencapai usia tersebut setelah menerapkan kebiasaan sehat selama bertahun-tahun.
Ahli gizi asal Amerika Serikat, Dr. Michaela Robbins, mengatakan pilihan minuman sehari-hari turut berperan dalam menjaga kondisi tubuh. Menurutnya, minuman tertentu tak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan cairan, tetapi juga dapat memberikan asupan senyawa yang mendukung kesehatan.
“Minuman tertentu tidak hanya memberi hidrasi, tapi juga senyawa bioaktif, elektrolit, dan antioksidan. Itu semua membantu detoksifikasi radikal bebas dan mengurangi peradangan penyebab penuaan,” jelasnya.
Dilansir dari Real Simple, berikut sejumlah minuman yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung penuaan sehat.
1. Smoothie Buah Berry
Blueberry, raspberry, dan stroberi merupakan beberapa buah yang kaya akan antioksidan. Buah-buahan tersebut dapat diolah menjadi smoothie sebagai pilihan minuman bernutrisi.
Kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi pada kelompok buah berry membantu melawan radikal bebas serta stres oksidatif. Keduanya diketahui dapat menyebabkan kerusakan sel apabila terjadi secara berlebihan.
Dr. Barrett menyarankan smoothie berry dikombinasikan dengan bahan lain agar kandungan nutrisinya semakin lengkap. Misalnya, susu almond dapat menjadi sumber nutrisi untuk tulang, sedangkan selai kacang memberikan tambahan protein.
2. Teh Hijau
Teh hijau juga termasuk minuman yang banyak dikaitkan dengan pola hidup sehat. Selain menyegarkan, teh mengandung berbagai senyawa antioksidan, termasuk katekin.
Senyawa tersebut berperan dalam membantu melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif. Dengan demikian, konsumsi teh dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana untuk mendukung kesehatan tubuh.
Dr. Barrett menyebut konsumsi teh secara rutin dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
3. Kopi Hitam
Kopi hitam kerap dikonsumsi pada pagi hari untuk membantu meningkatkan energi. Namun, manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan rasa kantuk.
Menurut Dr. Robbins, konsumsi kopi dalam jangka panjang dan jumlah yang sesuai dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini. Efek tersebut disebut dapat ditemukan baik pada kopi berkafein maupun kopi tanpa kafein.
Kopi juga dapat memengaruhi neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin yang berhubungan dengan suasana hati. Meski demikian, manfaat tersebut tetap perlu diimbangi dengan konsumsi yang tidak berlebihan.
4. Air Kaya Hidrogen
Air putih merupakan pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan hidrasi. Tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar berbagai fungsi organ dapat berjalan dengan baik.
Salah satu jenis minuman yang kini banyak diperbincangkan adalah air kaya hidrogen. Minuman ini mengandung tambahan hidrogen molekuler yang disebut memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.
Meski demikian, air putih biasa tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga hidrasi. Air yang diperkaya hidrogen disebut berpotensi memberikan manfaat tambahan, termasuk dalam mendukung kesehatan organ dan metabolisme tubuh.
5. Anggur Merah
Anggur merah mengandung resveratrol, senyawa antioksidan yang banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.
Dr. Barrett menyebut kandungan resveratrol menjadi salah satu alasan red wine sering dikaitkan dengan pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Namun, penting dicatat bahwa alkohol bukan bagian yang wajib dari pola hidup sehat. Tidak ada jumlah alkohol yang sepenuhnya bebas risiko bagi kesehatan. Karena itu, bagi orang yang tidak minum alkohol, tidak ada alasan untuk mulai mengonsumsinya demi mendapatkan manfaat resveratrol.
Pada akhirnya, umur panjang tidak ditentukan oleh satu jenis minuman saja. Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, serta kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan hingga usia lanjut.
