
Jakarta – Pesta bakar-bakaran saat malam Tahun Baru sering membuat seseorang makan lebih banyak dari biasanya. Jika setelahnya perut terasa penuh dan begah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu tubuh kembali nyaman.
BBQ menjadi salah satu hidangan yang kerap hadir dalam perayaan pergantian tahun. Daging sapi, ayam, hingga jagung biasanya dibakar dan disantap bersama keluarga maupun teman.
Suasana perayaan yang meriah terkadang membuat orang lupa mengontrol porsi. Akibatnya, konsumsi daging dan makanan pendamping dalam jumlah berlebihan dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat.
Alih-alih melakukan “detoks” ekstrem, tubuh sebenarnya sudah memiliki organ seperti hati dan ginjal yang berperan dalam membuang zat sisa. Yang dapat dilakukan adalah mendukung fungsi tubuh tersebut melalui pola makan dan minum yang lebih baik.
Dikutip dari Nutri, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan setelah makan banyak daging saat pesta BBQ.
1. Pastikan tubuh mendapat cukup cairan
Air putih menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan setelah makan dalam jumlah banyak. Tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjalankan berbagai proses metabolisme sekaligus membantu ginjal bekerja dengan baik.
Minum air secara teratur juga dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap berjalan. Hal ini penting karena daging merah hampir tidak memiliki serat sehingga konsumsi dalam jumlah besar dapat membuat pergerakan usus menjadi lebih lambat.
Tidak perlu langsung minum dalam jumlah berlebihan. Cukup penuhi kebutuhan cairan secara bertahap sepanjang hari untuk membantu mencegah dehidrasi.
2. Kembalikan keseimbangan dengan buah dan sayur
Pesta BBQ umumnya lebih banyak menyediakan sumber protein dan lemak daripada serat. Karena itu, setelah makan daging dalam jumlah banyak, tambahkan buah dan sayuran ke dalam menu berikutnya.
Pepaya, apel, pir, dan jeruk dapat menjadi pilihan karena mengandung serat. Sementara sayuran seperti bayam, brokoli, dan kangkung menyediakan serat yang membantu mendukung pergerakan saluran pencernaan.
Kembali mengonsumsi makanan berserat juga dapat membantu membuat pola makan lebih seimbang setelah sebelumnya didominasi daging.
3. Sertakan makanan yang mengandung probiotik
Asupan makanan fermentasi juga bisa menjadi bagian dari pola makan setelah pesta. Yoghurt, tempe, kimchi, dan kefir merupakan beberapa contoh makanan yang mengandung probiotik.
Probiotik membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan. Keberadaan bakteri baik tersebut berkaitan dengan proses pencernaan dan kesehatan usus.
Selain probiotik, prebiotik juga dibutuhkan sebagai sumber makanan bagi bakteri baik. Pisang, bawang putih, bawang bombay, dan oat termasuk bahan makanan yang mengandung prebiotik.
4. Batasi makanan dan minuman tinggi gula
Setelah menyantap banyak makanan saat pesta, sebaiknya tidak langsung menambah beban pencernaan dengan makanan atau minuman manis secara berlebihan.
Asupan gula yang tinggi dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat dan menambah asupan kalori harian. Minuman manis juga sering kali memberikan banyak kalori tanpa kandungan nutrisi yang seimbang.
Untuk sementara, pilih makanan yang lebih ringan dan bernutrisi. Langkah ini dapat membantu tubuh kembali ke pola makan normal tanpa membuat rasa penuh di perut semakin berat.
5. Coba teh herbal untuk membantu pencernaan
Secangkir teh herbal juga dapat menjadi pilihan setelah makan berat. Beberapa jenis teh dikenal memiliki sifat yang dapat membantu mengurangi keluhan pencernaan ringan seperti kembung, begah, atau mual.
Teh jahe, misalnya, dapat membantu mendukung pergerakan saluran pencernaan dan mengurangi gas. Sementara peppermint memiliki efek relaksasi pada otot saluran cerna yang dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Teh hijau juga kerap dikonsumsi karena mengandung antioksidan. Namun, teh herbal sebaiknya dipandang sebagai pendamping, bukan sebagai cara untuk “membersihkan” tubuh secara instan.
Pada dasarnya, tubuh tidak membutuhkan program detoks khusus setelah satu kali makan berlebihan. Mengembalikan pola makan seimbang, mencukupi kebutuhan air, mengonsumsi serat, dan memberi waktu bagi pencernaan untuk bekerja merupakan langkah yang lebih masuk akal untuk membantu tubuh kembali nyaman.
