
Jakarta – Teh bukan hanya nikmat diseruput saat bersantai. Berbagai jenis teh juga mengandung senyawa alami yang dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu menjaga kondisi kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.
Teh dapat dibuat dari daun Camellia sinensis maupun berbagai tanaman dan bunga lainnya. Kandungan pada setiap jenis seduhan pun berbeda, sehingga manfaat yang ditawarkan juga tidak sama.
Beberapa jenis teh dikenal kaya akan antioksidan dan senyawa lain yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Bahkan, sejumlah ahli menyebut konsumsi teh tertentu secara rutin dapat membantu meminimalkan munculnya tanda penuaan, seperti garis halus dan kerutan.
Berikut lima jenis teh yang dikaitkan dengan manfaat untuk membantu menjaga penampilan tetap segar dan awet muda, seperti dilansir dari City Magazine.
1. Teh Putih
Teh putih dikenal sebagai salah satu jenis teh dengan proses pengolahan yang sangat minim. Daunnya tidak melalui proses fermentasi yang panjang maupun paparan suhu tinggi, sehingga kandungan antioksidannya dapat tetap terjaga.
Salah satu kandungan penting dalam teh putih adalah katekin. Senyawa ini dikenal memiliki sifat antioksidan dan sering dikaitkan dengan perlindungan terhadap proses penuaan.
Aktris Hollywood Gwyneth Paltrow juga pernah mengungkapkan bahwa teh putih menjadi salah satu minuman yang dikonsumsinya. Teh ini disebut dapat membantu menghambat aktivitas enzim yang berperan dalam pemecahan kolagen.
Kolagen sendiri merupakan komponen penting untuk menjaga elastisitas kulit. Dengan terjaganya kolagen, kulit dapat tetap terasa lebih kenyal dan risiko munculnya kerutan pun dapat diminimalkan.
2. Rooibos
Rooibos merupakan minuman herbal yang berasal dari tanaman yang banyak tumbuh di Afrika Selatan. Karena warnanya yang khas, tanaman ini juga kerap disebut sebagai semak merah.
Salah satu keunggulan rooibos adalah tidak mengandung kafein, sehingga sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati minuman hangat tanpa efek stimulan dari kafein.
Rooibos mengandung berbagai antioksidan, termasuk aspalathin dan nothofagin. Kandungan tersebut dipercaya dapat membantu melindungi tubuh dan sel dari dampak stres oksidatif yang berkaitan dengan proses penuaan.
Selain itu, rooibos juga dikaitkan dengan kandungan superoxide dismutase, yaitu enzim yang berperan dalam sistem pertahanan antioksidan tubuh. Kandungan tersebut disebut dapat membantu menjaga kesehatan sel kulit dan menyamarkan tampilan garis halus.
3. Teh Hibiscus
Teh hibiscus dibuat dari bunga sepatu yang telah dikeringkan. Seduhan ini memiliki warna merah cerah dan dikenal mengandung berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh.
Warna merahnya yang khas juga berkaitan dengan kandungan antioksidan yang terdapat di dalam bunga hibiscus. Selain itu, minuman ini diketahui mengandung vitamin C yang dibutuhkan tubuh dalam berbagai proses penting.
Teh hibiscus juga sering dikaitkan dengan kesehatan kulit karena mengandung senyawa yang dapat membantu proses pembaruan sel. Kandungan alpha-hydroxy acid atau AHA di dalamnya diketahui sering digunakan dalam produk perawatan kulit.
Beberapa senyawa alami yang dikaitkan dengan kelembapan dan elastisitas kulit juga ditemukan dalam bahan-bahan yang digunakan untuk produk kosmetik. Karena itu, hibiscus sering dianggap sebagai salah satu pilihan minuman alami untuk mendukung kesehatan kulit.
4. Chamomile
Chamomile menjadi salah satu jenis teh herbal yang populer di berbagai negara. Aroma lembut dan rasanya yang ringan membuat teh ini banyak dikonsumsi untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Sejak zaman dahulu, chamomile telah dimanfaatkan sebagai tanaman herbal. Masyarakat Romawi kuno bahkan disebut menggunakan tanaman ini untuk berbagai keperluan kesehatan.
Chamomile memiliki sifat antiinflamasi yang dikaitkan dengan manfaat bagi kondisi kulit. Teh ini juga dipercaya dapat membantu meredakan ketidaknyamanan akibat iritasi dan kemerahan.
Kandungan alami pada chamomile disebut dapat mendukung proses pemulihan kulit. Karena sifatnya yang menenangkan, chamomile juga sering digunakan dalam berbagai produk perawatan tubuh dan kulit.
5. Matcha
Popularitas matcha terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bubuk teh hijau asal Jepang ini tidak hanya digunakan sebagai bahan minuman, tetapi juga menjadi campuran berbagai makanan dan dessert.
Selama ini, matcha sering dikaitkan dengan manfaat untuk mendukung pengaturan berat badan. Namun, kandungan antioksidan yang tinggi juga membuat minuman ini dipercaya bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Antioksidan dalam matcha dapat membantu tubuh melawan stres oksidatif yang dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan. Kandungan tersebut juga dikaitkan dengan perlindungan terhadap dampak paparan lingkungan, termasuk sinar ultraviolet.
Matcha juga mengandung L-theanine, senyawa yang dikenal dapat memberikan efek menenangkan. Ketika tubuh mampu mengelola stres dengan lebih baik, kondisi kulit pun dapat ikut terjaga.
Meski kelima jenis teh tersebut memiliki kandungan yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh dan kulit, pola hidup sehat secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan. Konsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, serta perlindungan kulit dari paparan sinar matahari tetap perlu diperhatikan.
