
Jakarta – Penampilan kulit yang terlihat segar dan terawat tidak hanya dipengaruhi oleh produk skincare. Kebiasaan sehari-hari, termasuk pilihan makanan dan minuman, juga dapat berperan dalam menjaga kondisi kulit.
Di Korea Selatan, pola makan tradisional banyak memasukkan sayuran, makanan fermentasi, ikan, serta berbagai bahan makanan bernutrisi. Beberapa di antaranya mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan senyawa lain yang mendukung kesehatan tubuh sekaligus kulit.
Perawatan wajah dan perlindungan dari paparan sinar matahari memang menjadi bagian penting dari rutinitas kecantikan. Namun, asupan makanan juga tidak kalah menarik untuk diperhatikan.
Melansir MSN, berikut sejumlah makanan yang umum dikonsumsi dan dapat menjadi inspirasi pola makan untuk mendukung kesehatan kulit.
1. Ubi Jalar
Ubi jalar menjadi salah satu makanan yang mudah ditemukan dalam pola makan masyarakat Korea. Biasanya, ubi cukup dikukus kemudian disantap sebagai camilan atau bagian dari menu harian.
Ubi jalar mengandung beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan dapat membantu membuat kulit terlihat lebih sehat.
Ubi juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah. Memilih sumber karbohidrat seperti ini dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tidak mudah mengalami lonjakan.
2. Rumput Laut
Rumput laut bukan sekadar bahan pelengkap dalam masakan Korea. Bahan pangan laut ini telah lama menjadi bagian dari kuliner dan tradisi masyarakat Korea.
Kandungan nutrisinya meliputi yodium, kalsium, vitamin A, vitamin C, serta berbagai mineral. Yodium sendiri dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi kelenjar tiroid dan metabolisme.
Salah satu hidangan populer yang menggunakan rumput laut adalah miyeok-guk atau sup rumput laut. Hidangan ini secara tradisional sering disajikan saat ulang tahun dan pada masa setelah melahirkan.
Rumput laut juga digunakan dalam makanan seperti gimbap dan gimmari.
3. Kimchi
Sulit membicarakan makanan Korea tanpa menyebut kimchi. Makanan fermentasi ini umumnya dibuat dari sayuran seperti sawi putih atau lobak yang kemudian diberi berbagai bumbu, termasuk bawang putih, jahe, cabai, gochugaru, dan bumbu lainnya.
Proses fermentasi membuat kimchi mengandung probiotik yang dapat mendukung keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan.
Kondisi pencernaan yang baik sering dikaitkan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, kimchi dapat menjadi salah satu sumber makanan fermentasi dalam pola makan sehari-hari.
Kimchi dapat dimakan sebagai pendamping nasi maupun dipadukan dengan berbagai hidangan lainnya.
4. Tahu
Dalam kuliner Korea, tahu dikenal dengan sebutan dubu. Bahan makanan berbasis kedelai ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan dan menjadi salah satu sumber protein nabati.
Tahu juga mengandung isoflavon, yaitu senyawa alami yang terdapat dalam kedelai. Selain protein, tahu menyediakan vitamin dan mineral yang dapat mendukung kebutuhan nutrisi tubuh.
Kandungan vitamin E di dalamnya juga memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
5. Teh Hijau
Teh hijau menjadi pilihan minuman yang populer di berbagai negara, termasuk Korea. Minuman ini dikenal mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas.
Selain itu, teh hijau dapat menjadi pilihan minuman rendah kalori jika dikonsumsi tanpa tambahan gula. Kandungan airnya juga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Teh hijau mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa yang mendukung kesehatan kulit. Vitamin E di dalamnya berperan dalam membantu menjaga kelembapan kulit, sedangkan vitamin B2 berkaitan dengan pemeliharaan kondisi kulit.
Untuk mendapatkan minuman yang lebih segar, teh hijau dapat dinikmati bersama sedikit perasan lemon.
Bukan Hanya Soal Makanan
Kulit yang terlihat sehat tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Pola makan secara keseluruhan, kualitas tidur, aktivitas fisik, perlindungan dari sinar matahari, serta kebiasaan merawat kulit juga dapat berpengaruh.
Karena itu, kelima makanan tersebut sebaiknya dilihat sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang, bukan sebagai makanan yang secara khusus dapat menghentikan proses penuaan.
Mengonsumsi makanan kaya nutrisi secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh sekaligus mendukung kesehatan kulit dari dalam.
