
Jakarta – Saat menikmati pepaya, bagian yang paling sering dimakan biasanya hanya daging buahnya. Sementara bijinya langsung dibuang karena dianggap tidak berguna. Padahal, biji pepaya ternyata mengandung sejumlah senyawa yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh.
Pepaya sendiri merupakan buah yang cukup mudah ditemukan di Indonesia. Harganya terjangkau, rasanya manis, dan teksturnya lembut sehingga cocok dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai hidangan.
Tak hanya daging buahnya, biji pepaya juga dapat dimanfaatkan. Biji tersebut bisa dikonsumsi dalam jumlah kecil atau dikeringkan terlebih dahulu kemudian dihaluskan menjadi bubuk.
Bubuk biji pepaya dapat ditambahkan ke smoothies, jus, yogurt, atau makanan lainnya. Dikutip dari Food NDTV, berikut sejumlah manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi biji pepaya.
1. Membantu Menjaga Pencernaan
Salah satu kandungan yang terdapat dalam biji pepaya adalah enzim papain. Enzim ini dikenal memiliki peran dalam membantu proses pencernaan protein.
Biji pepaya juga mengandung serat yang dapat mendukung fungsi saluran pencernaan. Konsumsi dalam jumlah secukupnya disebut dapat membantu menjaga pencernaan tetap lancar dan mengurangi masalah seperti sembelit maupun kembung.
2. Mendukung Fungsi Hati
Biji pepaya mengandung berbagai senyawa antioksidan yang berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kandungan tersebut juga dikaitkan dengan dukungan terhadap fungsi hati. Namun, klaim mengenai efek detoksifikasi atau pengobatan penyakit hati tidak boleh dianggap sebagai pengganti penanganan medis.
3. Kaya Senyawa Antioksidan
Flavonoid dan senyawa fenolik merupakan beberapa komponen yang terdapat dalam biji pepaya. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi membantu melawan stres oksidatif.
Sifat antiinflamasinya juga menjadi salah satu alasan biji pepaya banyak dibahas dalam kaitannya dengan kesehatan tubuh. Bubuk biji pepaya dapat ditambahkan dalam jumlah kecil ke salad, smoothie, maupun yogurt.
4. Berpotensi Mendukung Sistem Imun
Biji pepaya juga mengandung vitamin dan berbagai senyawa bioaktif. Vitamin C sendiri diketahui berperan penting dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh sekaligus membantu pembentukan kolagen.
Dengan pola makan yang seimbang, asupan nutrisi dari berbagai sumber dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kulit dan jaringan tubuh lainnya.
5. Membantu Mengontrol Berat Badan
Kandungan serat pada biji pepaya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini berpotensi membantu seseorang mengontrol porsi makan dan asupan kalori sehari-hari.
Meski begitu, biji pepaya bukan makanan ajaib untuk membakar lemak. Penurunan berat badan tetap membutuhkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang konsisten.
6. Memiliki Potensi Antiparasit
Biji pepaya juga telah diteliti terkait potensinya terhadap parasit tertentu. Beberapa penelitian menunjukkan adanya senyawa dalam biji pepaya yang memiliki aktivitas antiparasit.
Namun, penggunaan biji pepaya untuk mengatasi cacing atau infeksi parasit tidak sebaiknya menggantikan obat yang diresepkan dokter. Jika mengalami dugaan infeksi parasit, pemeriksaan dan pengobatan medis tetap menjadi pilihan utama.
7. Berpotensi Diteliti sebagai Antikanker
Kandungan senyawa bioaktif pada biji pepaya juga menarik perhatian dalam sejumlah penelitian mengenai kanker.
Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan ekstrak biji pepaya dapat memengaruhi pertumbuhan sel tertentu. Namun, hasil penelitian tersebut belum berarti bahwa mengonsumsi biji pepaya dapat mencegah atau mengobati kanker pada manusia.
Karena itu, manfaat antikanker dari biji pepaya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
8. Mendukung Kesehatan Jantung
Biji pepaya mengandung antioksidan serta sejumlah jenis lemak. Kandungan tersebut membuatnya berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan jantung sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan.
Namun, pengaruhnya terhadap kolesterol maupun risiko penyakit kardiovaskular pada manusia masih perlu diteliti lebih mendalam.
Jangan Berlebihan Mengonsumsinya
Meski memiliki sejumlah kandungan yang menarik, bukan berarti biji pepaya aman dikonsumsi dalam jumlah besar. Bukti mengenai manfaat dan dosis konsumsi biji pepaya pada manusia juga masih terbatas.
Jika ingin mencobanya, sebaiknya konsumsi dalam jumlah kecil dan perhatikan reaksi tubuh. Terlebih bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sedang hamil, atau rutin mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Jadi, biji pepaya memang tidak harus selalu berakhir di tempat sampah, tetapi manfaatnya sebaiknya tidak dibesar-besarkan. Jadikan sebagai pelengkap pola makan, bukan sebagai pengganti pengobatan atau sumber nutrisi utama.
