
Jakarta – Diet dengan kombinasi apel dan selai kacang tengah ramai diperbincangkan di media sosial setelah disebut menjadi salah satu pola makan favorit sejumlah artis Korea Selatan. Perpaduan dua bahan ini dipercaya dapat membantu mengendalikan berat badan, tetapi benarkah efektif?
Metode diet tersebut mengandalkan irisan apel yang dipadukan dengan selai kacang sebagai menu camilan atau sarapan. Beberapa selebritas Korea, seperti Go Yoon-jung dan Autumn dari grup IVE, disebut pernah menerapkan pola makan serupa.
Mengutip The Standard (8/5/2026), kombinasi apel dan selai kacang dinilai mampu mendukung penurunan berat badan karena membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Kandungan gizi selai kacang
Selai kacang merupakan sumber protein nabati yang dapat membantu menekan rasa lapar dan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Efek tersebut berpotensi mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat secara berlebihan.
Selain protein, selai kacang juga mengandung lemak tak jenuh yang membantu memperlambat lonjakan gula darah setelah makan. Kadar gula darah yang lebih stabil membuat produksi insulin tidak meningkat secara drastis, sehingga risiko penumpukan lemak di dalam tubuh dapat ditekan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan yang mengandung selai kacang dapat memberikan hasil penurunan berat badan yang lebih baik dibandingkan diet rendah lemak yang sangat ketat.
Mengapa dipadukan dengan apel?
Apel dipilih bukan tanpa alasan. Buah ini memiliki indeks glikemik (GI) sekitar 24 sehingga termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Selain itu, kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Ketika apel dikonsumsi bersama selai kacang, kombinasi serat, protein, dan lemak sehat bekerja menjaga kadar gula darah tetap lebih stabil sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Cheerleader Korea Selatan Lee Da-hye juga pernah mengungkapkan bahwa salah satu menu sarapan favoritnya adalah irisan apel yang dipadukan dengan selai kacang. Namun, ia menekankan penggunaan selai kacang murni tanpa tambahan gula agar manfaatnya lebih optimal.
Tetap perlu memperhatikan porsi
Meski dianggap membantu mengontrol nafsu makan, konsumsi selai kacang tetap tidak boleh berlebihan karena makanan ini cukup tinggi kalori.
American Society for Nutrition merekomendasikan konsumsi sekitar dua sendok teh per hari. Jika dikonsumsi secara berlebihan, jumlah kalori yang masuk justru dapat meningkat dan berpotensi memicu kenaikan berat badan.
Profesor Kim Sun-hyun dari Departemen Kedokteran Keluarga Rumah Sakit Internasional St. Mary, Universitas Katolik Kwandong, menjelaskan bahwa meskipun selai kacang memiliki dampak lebih kecil terhadap lonjakan gula darah dibanding makanan manis, konsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan risiko obesitas maupun perlemakan hati.
Ia juga mengingatkan bahwa apel mengandung fruktosa yang diproses di hati. Jika dikonsumsi secara berlebihan, asupan fruktosa yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan risiko gangguan hati.
Tips menjalani diet apel dan selai kacang
Agar manfaatnya lebih optimal, pilih selai kacang dengan kandungan 100 persen kacang tanpa tambahan gula, garam, maupun bahan pengawet.
Selain itu, perhatikan ukuran porsinya. Cukup konsumsi sekitar dua sendok teh selai kacang yang dipadukan dengan satu buah apel berukuran sedang atau beberapa irisan apel sebagai bagian dari pola makan seimbang.
