
Jakarta – Menyantap hidangan bersantan seperti opor, rendang, atau gulai saat Lebaran memang menggugah selera. Namun, makanan tinggi lemak tersebut sering membuat perut terasa penuh, begah, bahkan memicu kembung setelah makan.
Kondisi ini terjadi karena makanan berlemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, proses pengosongan lambung melambat sehingga produksi gas dan asam lambung dapat meningkat.
Selain mengatur porsi makan, memilih minuman yang tepat juga dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih nyaman. Mengutip EatingWell, berikut lima minuman yang berpotensi membantu meredakan rasa begah setelah menyantap makanan bersantan.
1. Teh jahe
Jahe telah lama dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan.
Seduhan jahe mampu merangsang pergerakan saluran cerna sehingga makanan dan gas lebih mudah melewati sistem pencernaan. Efek prokinetiknya juga membantu mempercepat proses pengosongan lambung.
Selain itu, teh jahe dapat membantu mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah sehingga gas lebih mudah keluar dan rasa kembung berkurang.
2. Teh peppermint
Pilihan lain yang dapat dicoba adalah teh peppermint yang dibuat dari daun mint kering.
Minuman ini mengandung mentol, senyawa yang membantu merilekskan otot saluran pencernaan sehingga gas lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.
Selain memberikan sensasi segar, teh peppermint juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sambil mendukung kenyamanan sistem pencernaan.
3. Teh chamomile
Chamomile dikenal sebagai teh herbal yang sering dikonsumsi untuk membantu menenangkan tubuh sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.
Senyawa seperti apigenin memiliki sifat antiradang dan antispasmodik yang dapat membantu mengurangi kejang otot pada saluran cerna.
Selain membantu meredakan perut kembung, teh chamomile juga dapat memberikan efek relaksasi sehingga cocok dinikmati setelah makan malam.
4. Kombucha
Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi teh dengan tambahan kultur bakteri dan ragi yang menghasilkan rasa sedikit asam serta sensasi berkarbonasi alami.
Minuman ini mengandung probiotik yang berpotensi membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sekaligus mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Meski demikian, sebaiknya pilih kombucha dengan kandungan gula tambahan yang rendah agar manfaatnya lebih optimal.
5. Air putih
Air putih tetap menjadi minuman paling sederhana sekaligus penting untuk membantu proses pencernaan.
Asupan cairan yang cukup membantu tubuh mengurangi retensi cairan akibat makanan tinggi natrium sekaligus mendukung pergerakan usus agar tetap lancar.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga dapat membantu mengurangi rasa penuh di perut dan menurunkan risiko sembelit yang sering memperparah kembung.
Selain memilih minuman yang tepat, menghindari makan berlebihan, mengunyah makanan secara perlahan, dan berjalan santai beberapa menit setelah makan juga dapat membantu mengurangi rasa begah setelah menikmati hidangan Lebaran.
